Amos98

 

 

Cara mendapatkan Bayi Laki-laki atau Perempuan

 

 

 

 

Sesungguhnya laki-laki atau perempuan kelahiran seseorang anak atau bayi adalah di bawah kekuasaan Allah SWT. Namun Alloh SWT memberikan hak dan kebebasan untuk memilihnya dengan menggunakan cara-cara usaha yang dapat dicapainya, apabila usaha tersebut dilakukan dengan sungguh – sungguh dan disertai keyakinan yang mantap Insya Alloh niatnya akan tercapai .



Perhatikan Teori dibawah ini :



Waktu melakukan persetubuhan atau persenggamaan pada masa subur  (Ovulasi ) bagi istri, sebab pada masa itu sel telur dapat di buahi oleh sperma dari laki – laki.

Cara – lakukan persetubuhan atau persenggamaan dengan sebaik baiknya dan sempurna, setelah selesai hendaknya tidur miring sampai pagi, supaya sperma jatuh miring , jangan tidur telentang . jika ingin bayi laki-laki hendaknya tidur miring ke kanan , dan jika ingin bayi perempuan hendaklah miring ke kanan.

 

 


Syarat untuk mendapatkan bayi laki-laki.



  1. Persetebuhan harus dilakukan pada waktu masa subur [ Ovulasi ].

  2. Sebelum melakukan persetubuan , hendaklah lubang Vagina Istri dicuci dulu secara Invedig [ dengan memasukan obat kedalam Vagina Istri ] yaitu dengan cara larutkan 2 sendok makan Soda kedalam ¼ liter air , gunanya untuk menaikan Alkali sehingga sel telur benih laki-laki dapat hidup lebih lama. Atau dapat juga ditambah dengan sering minum minuman besoda.

  3. Pihak pria harus mantap memancarkan spermanya agar , sperma jauh masuk kedalam supaya sperma yang dipancarkan dengan kuat akan mendekati mulut rahim , dimana tempat tersebut mempunyai kadar Alkali yang cukup besar/ tinngi.
  4. Pada masa antara haid dan masa subur [ Ovulasi ] suami istri dilarang mengadakan hubungan kelamin / senggama.

  5. Setelah selesai senggama istri tidak boleh tidur telentang, berdiri apabila berdiri kerja sperma akan melawan gaya tari bumi bisa bisa keluar lagi sperma tersebut, yang dilakukan adalah harus miring ke kanan sampai bangun pagi hari.

 



Syarat untuk mendapatkan bayi Perempuan.

 

  1. Selama 2 atau 3 hari sebelu masa subur (Ovulasi) suami istri dilarang melakukan persetubuhan.

  2. Sebelum melakukan persetubuan , hendaklah lubang Vagina Istri dicuci dulu secara Invedig (dengan memasukan obat kedalam Vagina Istri) yaitu dengan cara larutkan 2 sendok makan Cuka kedalam ¼ Liter air , gunanya untuk menaikan Kadar Asam sehingga sel telur benih laki-laki tidak dapat hidup lebih lama, sehingga hanya benih perempuan saja yang hidup.

  3. Usahakan dalam bersenggama pihak wanita jangan sampai Orgasme, karena bisa mengakibatkan naiknya kadar Alkali , dan menurunnya kadar asamnya dan malah bisa menjadi hambar.

  4. Usahakan dalam melakukan Coitus [ pengeluaran air mani ], tidak tergesa gesa dengan maksud sel benih itu tidak cepat masuk kedalam mulut rahim yang berkadar alkali tinggi, sehingga masih bisa menerima pengaruh kadar asam.

  5. Setelah selesai senggama istri tidak boleh tidur telentang, berdiri apabila berdiri kerja sperma akan melawan gaya tari bumi bisa bisa keluar lagi sperma tersebut, yang dilakukan adalah harus miring ke kiri sampai bangun pagi hari.

 



Ini yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat, tetapi hasil akhir dari semua upaya kita Alloh SWT. Yang menentukan


 

 

 

 

 

 

 

Post by : Amos98                  ~ Home ~

 

 

 

Disadur dari : yukbelajar.bs