Amos98

 

 

Assalamu'alaikum wr wb

 

 

 

 

 
Kubur setiap hari menyeru manusia sebanyak lima kali :
 
 

 

Aku rumah yang terpencil, maka kamu akan senang dengan selalu membaca Al-Quran.
 
Aku rumah yang gelap, maka terangilah aku dengan selalu solat malam.
 
Aku rumah penuh dengan tanah dan debu, bawalah amal soleh yang menjadi hamparan.

Aku rumah ular berbisa, maka bawalah amalan Basmallah sebagai penawar.

Aku rumah pertanyaan Munkar dan Nakir, maka banyaklah bacaan "Laa ilahaillallah, Muhammadar Rasulullah",supaya kamu dapat jawaban kepadanya

 

 
 

 

 

Lima Jenis Racun dan Lima Penawarnya :

 

 

 

 

Dunia itu racun, zuhud itu obatnya.
Harta itu racun, zakat itu obatnya.
Perkataan yang sia-sia itu racun, zikir itu obatnya.
Seluruh umur itu racun, taat itu obatnya.
Seluruh tahun itu racun, Ramadhan itu obatnya.

 

 
 

 

 

Nabi Muhammad S.A.W bersabda: " Ada 4 di pandang sebagai ibu ", yaitu :

 

 

 

 

Ibu dari segala OBAT adalah SEDIKIT MAKAN.
Ibu dari segala ADAB adalah SEDIKIT BERBICARA.
Ibu dari segala IBADAT adalah TAKUT BUAT DOSA.
Ibu dari segala CITA CITA adalah SABAR.

 

 

 

 

 
Berpesan-pesanlah kepada kebenaran dan Kesabaran. Beberapa kata renungan dari Qur'an : Orang yang tidak melakukan sholat

Subuh : Dijauhkan cahaya muka yang bersinar
Dzuhur : Tidak diberikan berkah dalam rezekinya
Ashar : Dijauhkan dari kesehatan/kekuatan
Maghrib : Tidak diberi santunan oleh anak-anaknya.
Isha' : Dijauhkan kedamaian dalam tidurnya
 
 
 
 
 

 

 

Nikmati Kopi nya, bukan Cangkir nya

 

 

 

Sekelompok alumni satu universitas yang telah mapan dalam karir masing-masing berkumpul dan mendatangi professor kampus mereka yang telah tua. Percakapan segera terjadi dan mengarah pada keluhan tentang stress di pekerjaan dan kehidupan mereka.

Menawari tamu-tamunya kopi, professor pergi ke dapur dan kembali dengan porsi besar berisi kopi dan cangkir berbagai jenis dari porselin, plastic, gelas kristal, gelas biasa, beberapa di antaranya gelas mahal dan beberapa lainnya sangat indah, dan mengatakan pada para mantan mahasiswanya untuk menuang sendiri kopinya.

Setelah semua mahasiswanya mendapat secangkir kopi di tangan, professor itu mengatakan: "Jika kalian perhatikan, semua cangkir yang indah dan mahal telah diambil, yang tertinggal hanyalah gelas biasa dan murah saja. Meskipun normal bagi kalian untuk mengingini hanya yang terbaik bagi diri kalian, tapi sebenarnya itulah yang menjadi sumber masalah dan stress yang kalian alami."

Pastikan bahwa cangkir itu sendiri tidak mempengaruhi kualitas kopi. Dalam banyak kasus, itu hanya lebih mahal dan dalam beberapa kasus, bahkan menyembunyikan apa yang kita minum. Apa yang kalian inginkan sebenarnya adalah kopi, bukan cangkirnya, namun kalian secara sadar mengambil cangkir terbaik dan kemudian mulai memperhatikan cangkir orang lain. Sekarang perhatikan hal ini: hati kita bagai kopi, sedangkan pekerjaan, uang dan posisi adalah cangkirnya. Sering kali karena berkonsentrasi hanya pada cangkir, kita gagal untuk menikmati kopi yang ALLAH sediakan bagi kita.

Kehidupan yang sesungguhnya adalah hati anda. Apakah anda merasa bahagia dan damai? Apakah anda mencintai dan dicintai oleh keluarga, saudara dan teman-teman anda? Apakah anda tidak berpikir buruk tentang orang lain dan tidak gampang marah? Apakah anda sabar, murah hati, bersuka cita karena kebenaran, sopan dan tidak egois?

Hanya hati anda dan ALLAH yang tahu. Namun bila anda ingin menikmati kopi dan bukan cangkirnya, hal-hal yang tidak semarak ini harus lebih mengendalikan anda ketimbang hal-hal semarak seperti pekerjaan, uang dan posisi anda

 

Post by : Amos98

From : Kristanto